Rabu, 23 April 2014

KEJUJURAN HATI "pergilah kau dari mimpiku"

Ketika KEHAMPAAN jiwa menyapa rasa..Melebur dalam keheningan yg takberujung...Syair cinta sang PUJANGGA..kini tlah teronggok,disudut hati yg mulai usang dan berdebu. 
Bulan itu indah,tapi bukan buatku..Bintang itu indah,tapi juga bukan untuk ku..yang indah bagiku adalah Bumi..karna didalam nya,berada seseorang yg slalu ku tunggu dan itu adalah Dirimu,wahai KEKASIHku. 
*Hanya malam yang menjadi Saksi,dimana dua insan bertemu di alam mimpi..tuk sekejap melepas Rasa rindu di hati..* 
*Pagi begitu indah,dimana embun embun bertaburan bagai permata dan mentari bersinar bak mutiara..angin pun berhembus manja,seakan tau tentang sepasang insan yg dimabuk cinta..indah semua terasa begitu SEMPURNA* 
*Ku Peluk dirimu ketika mimpi buruk menyerangmu,ku Genggam jemarimu,kala mimti indah membelaiku..ku Lepas dirimu,ketika kenyataan hadir dan Mengusik keindahan Cinta kita* 
*Aku tlah terikat pekat kerinduan,aku tlah terbius oleh kenyataan,ku ingin mencoba lupakan indahnya Ketulusan..tapi apakah ku sanggup bila jauh dari dirimu yg slalu hadir didalam khyalan ku* 
*Ku ingin kau tau,bukan parasmu yg memikat hatiku,bukan tubuhmu yg Memikat hasratku,bukan pula rayuan mu yg Rasuki khayalan ku..tapi SENYUM dan HATImulah yg tlah taklukan jiwaku,untuk saat ini dan untuk slamanya..takan lelah aku mengatakan bahwa Aku Amat MENCINTAImu..rela ku lepas raga ini hanya karenamu ..dan hanya dengan Kasihmu kan ku korbankan sluruh jiwa dan ragaku* 
*Ku bakar cintamu dalam hening nafasmu,perlaham lagu menyayat nasibku yg penat..ku bakar cintaku dalam hati sunyimu,rinduku terbang menembus sunyi bayang mu..RINDUku bagai burung malam,menangkap cahya rahasia bintang2..ku cabik mega,ku cabik suara suara betapa berat kau disukma,hingga bergetar hati ini merasakan nya.* 
*Mengenalmu satu kesyukuran,becanda dengan mu satu kebahagiaan..MENYAKITImu adalah satu kesalahan..melalui hari hari bersamamu ku ingin satu permintaan..Semoga teriring satu keikhlasan tuk menjadi Kekasih SEJATIku* 
*Maafkan lah diriku,bika ku utarakan smua rasa yg ada,karna ku tak kuasa lagi tuk menahan nya..stelah smua waktu yg kiua lalui bersama,tak pernah ku sadari,tlah Timbul perasaan hati,ku tak tau apakah ini cinta,tapi yg ku tau hanyalah,ku ingin slalu berada didekatnya..ku ingin berbagi sgalanya dgnya&Ku tak ingin kehilangan dirinya..tapi,tak pernah ada keberanian didalam diri ini tuk sampaikan smua isi dihati..dan biarlah semua rasa ini kunikmati sendiri,,* 
*Malam adalah keindahan yg takterungkapkan..Mimpi adalah fatamorgana kehidupan,Rindu adalah ungkapan perasaan hati..Cinta adalah kekuatan dan keabadian* 
*Kau slalu ada dalam HIDUP dan LANGKAHku,kau slalu hadir dalam kesepian dan kraguan keraguan ku,kau slalu buatku tegar dalam lemahnya batinku..karna kau adalah SUKA dan DUKAku* 
*ini bukan rasa Biasa yg pernah ku rasakan..apakah ini kesucian Cinta,dan aku masih bertanya tanya,.disetiap dinding hatiku tlah trgantung foto mu,dalam senandung lagu laguku slalu ku sebut dirimu..RINDUku slalu memanggil Namamu,khayal ku slalu terlukis indah cintamu.ku harap cinta ini ABADI slamanya,walau apapun yg terjadi,ku ingin kita slalu bersama tuk lewati smuanya dari Suka maupun Duka* 
*Haruskah ku PERCAYA kata,sedangkan nyatanya Berbeda,haruskah ku PERCAYA malam bila sang bintang tak datang..aku bagaikan tanah yg tertimbun tumpukan pasir,menanti air datang membasuhku dg percikan nya.hingga lelah rasaku dalam harapan..Sia sia penantian panjang itu,sampai Gersangku Menunggu,namun semuanya SEMU untuk ku* 
*Habis terkikis,sgala cintaku pergi terbang mengambang bersama indah bayang mu,kaulah Bintangku,Pelita cahya di malam gelapku,disini ku melambai perlahan,SABAR dan SETIA slalu,kau adalah satu'Satunya kekasihku yg utuh,.tiada yg lain di hatiku,dan itulah dirimu..nanti nantikanlah,sampai aku datang tuk membawakan segenggam cinta untuk mu,dan membawa serta dirimu ke dalam pangkuan ku* 
*Gelap malam membuatku rapuh,smua sunyi sepi sekali,bulan seorang tertawa terang,bintang dan rembulan pun bermain cahya,terjagaku tersentak dkduk,terdengar irama memanggil jiwa,naik gembira meremang roma,masuk bisikan hembusan syetan,meredakan darah debur gemuruh,menjatuhkan kelopak mata terbuka,.terbaring badanku tiada kuasa,tertutup mataku kerat semata,terbuka layar gelanggang angan,Terusik hatiku di dalam kelam,tetapi hati kecil ini MENANGIS,ia bersuara seni,ibakan janji tiada terdiri* 
*Fajar kian redup,benamkan terang ke dalam gelap,Rapuh hati menatap kelam,hati yg sunyi tiada mati menanti,walau tak ada harapan yg mampu Teguhkan Jiwa* 
*Disini,didalam Hatiku,masih ada rasa cinta seperti dulu,tapi kini tlah tiba saatnya tuk ku Ucapkan sbuah kata SELAMAT JALAN WAHAI CINTA..sekarang dan juga slamanya,karna ku tlah lelah semua Harapan Hilang Sudah* 
*Dari semua yg paling ku ingat darimu adalah..bahwa kaulah Wanita satu'Satunya yg sanggup menciptakan rasa KASIH,SAYANG,BENCI dan RINDU..smua rasa itu tercipta dari relung hati yg paling dalamku,yg takpernah bisa Tergantikan oleh apapun wujudnya didunia ini..dan aku tak tau mengapa,aku begitu mencintaimu,hingga aku benci untuk Memikirkan nya,aku tak mdmpu tmukan Jawab yg pasti,karna ku sadari,aku amat MENYAYANGImu* 
*Dalam Keheningan malam waktu Sepi dan sendiri membalut kalbu,sesak didada merindu KASIH..entah dimana Pujaan hati,ingin ku berlari mengejar bayang tak bertepi,ingin ku bernyanyi lembutkan penat kalbuju ini,ingin ku berhenti dari semua khyal ku ini* 
*Disaat ini ingin ku hapus RESAHku,dalam bias sepi dan sendiriku karna pesonamu tak berdaya menghiburku..mimpiku,ku rangkai doa hanya untuk mu yg slalu hadir didalam khyal ku* 
*Dalam KERAPUHAN jiwaku ku temukan Cintamu,saat ku terjatuh,kau rangkul aku dg Kasihmu,waktu tlah buktikan akan berartinya hadirmu..kau mampu hapus sgala Raguku,kau mampu Menepis sgala kegundahan ku,kini hnya satu yg tertinggal dalam Jiwaku..AKU,KAMU dan CINTA kita,akan bersama slamanya,dalam Suka,Duka,Tangis dan Bahagia* 
*Sampai saat ini hingga detik ini,Wajah Cantikmu masih terbayang dimataku,walau ku sadari kini kau tlah MENJAUH,menghilang dalam makna dan membawakan sisa LUKA untuk ku..hingga tinggal rindu ini dalam jiwa yg semu,terpuruk dalam Sesal ku dan merangkul perih batinku..ingin segera ku bebas melayang jauh,tuk meninggalkan semua masa lalu* 
*Seandainya saja boleh ku berkata JUJUR..pasti kan ku utarakan.sepenggal kata kata,bahwa kaulah Kekasih SEJATIKU dan ku yakini kau kan menjadi pusara hatiku,sebagai wahana melabuhkan seluruh PENGEMBARAAN hidupku* 
*Seandainya cukup sampai disini,rasa dihati trus menyiksa diri,sekian lama tlah terpikirkan bahwa Cintaku tak pernah Terbalaskan..tapi masih saja ku tak mampu,HILANGKAN semua itu dari ingatanku* 
*Sudah USANG rasa ini ada,rasa untuk mengukir gambar yg ada,sbuah jalinan kasih masih utuh..lama ku tahan Perih ini entah untuk apa,tapi ku yakin untuk siapa..berulang kali ku coba dua hal yg bertentangan,satu untuk MELUPAKAN..satu untuk MENGEMBALIKAN..tapi tak satu pun muncul dg hasil yg nyata,hari makin senja janji untuk Meninggalkan tlah terucap,aku MENYESAL bukan berusaha untuk KEMBALI,tapi untuk MELUPAKAN yg berarti,hati tak mampu berdusta..masih ku simpan harapan tuk kembali dan melupakan yg berarti,Rasa yg tlah usang,,biarlah ku Simpan sampai batas akhir hidup ini.* 
Sebaris puisi ini ku tuliskan sekedar kata tentang perasaanku,bahwa ku amat menyayangimu dan ingin ku miliki rasa cinta terdalam mu,.MAAFkan aku Kasih,bahwa BAHAGIAMU tak pernah bisa aku penuhi 
*Seuntai kata terungkap dalam jiwa,seulas senyum beri pesona,,alunkan nada tanpa suara,Sunyi malam tanpamu hanya lewat puisi ini aku berkata"AKU AMAT MERINDUMU"* 
*Tak terlintas sdikitpun,aku kan sanggup berpaling darimu,karna pikiranku slalu saja tentangmu,,ku harap kau mengerti,di hatiku memang begini adanya,hanya WAJAH dan NAMAmu yg ada..semua yg ku katakan ini adalah kejujuran..oh kasih,yakin kah hatimu pada cintaku ini,bila kau ragukan..ya sudah,jangan kau paksakan,setidaknya kau tlah tau,sgalaku untuk mu* 
*Mungkin aku akan Terlupakan,Mungkin aku akan tersisih..Mungkin aku sudah trgantikan,namun satu yg membuatku yakin..saat kau PILU,TERPUKUL dan TERLUKA..dan disaat itulah ku kan slalu ada tuk menemanimu* 
*TUHAN..jika boleh ku meminta,ku ingin hati yg stia,dalam merajut suka duka bersama..TUHAN..bila boleh ku memberi,ingin ku beri padanya sbuah jiwa dan cinta,agar stia dan cinta dapat bersatu SELAMAnya* 
*Wahai angin sampaikan padanya,betapa ku Mencintainya,,katakan padanya bahwa ku rindu..bujuklah ia wahai angin vk membuka hatinya kembali untuk ku.katakan padanya ku mohon katakan..bahwa aku disini MASIH SAYANG padanya* 
*Wahai jiwa malam,jiwamu terbang melayang,membelah angan diujung kerinduan,Wahai jiwa malam,yg takpernah bosan oleh kehampaan..kau termenung ditengah gelap kesepian,wajah pias tertera diantara relung malam dg kerinduan akan diri seseorang yg akan dapat mengisi sgala kehampaan hati..Wahai jiwa malam,Kau hanya merindukan angan,angan yg takpernah datang,walaukau trus merindukan,walau kau terus mendambakan..krna ia tlah pergi entah kemana.*
*Untuk Hati yg suci dan penuh kasih,takan ku ingkari cinta ini,seiring waktu berjalan,kau tetap milik ku,skarang dan juga slamanya..kan ku berikan JIWA dan RAGA ku hanya untuk mu seorang.* 
*Senyum mu adalah inginku,Bahagiamu adalah mimpiku,tapi Sedihmu adalah kegagalanku,dan air matamu,kan menjadi luka untuk ku* 
*Sebaris puisi ku tuliskan sekedar kata tentang perasaan ku,bahwa ku amat mencintai dan menyayangimu,dan ku ingin memiliki rasa cinta terdalam mu,Maafkan aku Kasih,bahwa bahagiamu tak pernah bisa aku Penuhi* 
*Sebening air mata,sesunyi malam ini,setulus aroma cinta dan seberat rasa dan cinta ini,meskipun ku coba tersenyum ternyata...hatiku berkata..AKU AMAT MERINDUnya,AKU AMAT MENCINTAInya dan aku BEGITU MENDAMBAnya melebii apapun yg ku miliki..* 
*Samar sorot mataku menatap bayang dirimu,didalam halusinasiku terlintas pula dirimu datang dan menjelma menjadi peri didalam mimpiku..trucap lah dari bibir ini sebuah kata cinta untuk mu dan menjerat hatimu dg kata ketulusan ku...tp begitu cepat kau lenyap dan menghilang dari sisiku,gelap pun sekejap menyelimuti bayang yg terlintas,hanyut,sirna dlm sekejap hingga terbangunlah diriku dari mimpi..aku pun trsadar ini adalah cerita semuku,dan hanyalah khyalan yg takpernah pasti ku miliki* 
*Saat ku disisimu hati ini begitu tenang,saat kau jauh dariku rinduku pun slalu datang,,ku coba jadi yg terbaik meskipun ku tak mampu beri yg terbaik..kasih,biarkanlah ku gapai cintamu,karna ku amat menyayangimu* 
*Saat jauh Kenanglah aku,saat Dekat puaskan rindumu,saat Marah makilah aku sepuas hatimu,karna disaat itulah Cinta kita terasa nyata dan begitu berharga tuk disia siakan.* 
*Ku temui dirimu lewat MIMPI..ku hargai cintamu lewat RINDU..kan ku coba jadi yg terbaik semampuku,tuk slalu menjaga keindahan dan ketulusan cinta kita* 
*Ku sadari,betapa ku LEMAH tanpa hadirmu..ku sadari,betapa ku RAPUH tanpa cintamu..aku bukan apa apa tanpa dirimu,apakah kau tau,sungguh BERARTInya dirimu dalam hidup ku* 
*Penantianku yg tiada batasnya,penantianku akan cintamu yg tulus,,hanya kau lah orang yg ku tunggu dan berharap BAHAGIAkan diriku..penantianku akan dirimu seumur hidupku dan takan pernah lelah diri ini mencintaimu,meski apapun yg terjadi..akan ku jaga Cinta ini,dan berusaha jadi yg terbaik,memberikan yg terbaik untuk cinta ini..smoga cinta kita utuh tak terbagi SELAMAnya..* 
*Mungkin ini hanyalah mimpi atau sbatas khyalan,tapi ku ingin kau tau,hanya hanya satu asa yg terbenam dihatiku..SELAMAnya dirimu yg ada disisiku* 
*Hanya Malam yg tau seperih apa hatiku MERINDUmu,Hanya Malam yg mengerti sekuat apa ku menjaga cinta ini,hanya malam yg menjadi saksi sedalam apa cinta ini terpatri* 
*Mungkin aku tak sesempurna harapmu,mungkin aku tak seindah khyalmu..tapi satu yg ku mampu,ialah TULUS MENCINTAImu apa adanya,dan akan pernah ku sia siakan CINTA yg akan ku jaga ini..slalu untuk mu slamanya* 
*Mungkin cinta bukan lah hak cipta yg harus dipaksa,tp rasa yg ada takan pernah bisa ku lupa,hanya hati yg berkata,bukan mimpi yg jadi nyata,kecuali bila kita menyatukan dua hati yg berbeda* 
*Mungkin hanya setipis kabut pagi,dan hanya sebatas terangnya senja dini hari..tlah kau bawa rembulanku dan padam jan mentariku,hingga gelap selimuti..namun ku tau sebesar marah dan benciku,yg pasti aku slalu SAYANG padamu.* 
*Lembayung hiasi mega,membelai mentari yg telah layu,mata tlah redup seiring langkah gontai tersulut lelah,hati mendekap jiwa memberi sebuah kekuatan yaitu CINTA* 
*Kau takan mengerti bagaimana KESEPIANku menghadapi kerinduan ini tanpa CINTAmu..kau takan MENGERTI sgala lukaku karna CINTA yg tlah kau sia siakan,membayangkan wajahmu adalah siksa buatku..Cinta tulusmu cuma sekedar mimpi mimpiku,kau tlah menjadi racun bagi darahku,rindu,kangen dan sepi seakan tlah menyatu dalam jiwaku yg tampa arti lagi* 
*Kau hadir saat hatiku butuh CINTA..kau datang saat hatiku butuh PERHATIAN..kau ada saat ku dlm SUKA dan DUKA..dahulu kau slalu ada disisiku dg ikhlas,tp kini kau tinggalkan aku dalam kerinduan yg takpernah bertepi ini..* 

Selasa, 22 April 2014

KUNCI KEBAHAGIAAN DUNIA AKHIRAT

Kunci Kebahagiaan Dunia Akhirat

Suatu kebahagiaan bagi kita bila kewajiban yang Allah swt bebankan kepada kita dapat kita laksanakan dengan sebaiknya. Salah satunya adalah ibadah Ramadhan, khususnya puasa yang baru saja kita selesaikan.  Kita berharap makna-makna penting dari ibadah Ramadhan memberi warna positif dalam kehidupan kita ke depan, paling tidak hingga Ramadhan tahun yang akan datang.
Meskipun demikian setelah merenung dan mengevluasi, kita juga menjadi sedih karena Ramadhan yang begitu cepat berlalu belum optimal rasanya kita isi dengan ibadah dan dakwah. Ya Allah, Ya Tuhan kami. Begitu banyak waktu kami tersita untuk hal-hal yang tidak penting, menghabiskan malam dan menunggu saat berbuka dengan sesuatu yang sekadar hoby dan hura-hura. Kurangnya rasa syukur atas rizki juga membuat kami selalu merasa kurang dengan apa yang sudah engkau berikan sehingga terlalaikanlah diri kami hingga tidak sedikit orang yang meskipun sedang berpuasa Ramadhan tetap saja menghalalkan segala cara dalam mendapatkan rizki.
Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu.
Kaum Muslimin Yang Dimuliakan Allah swt.
Terwujudnya kehidupan keluarga, masyarakat dan bangsa yang bahagia dan sejahtera merupakan dambaan semua orang. Untuk mencapainya, diperlukan usaha yang sungguh-sungguh dari semua pihak. Paling tidak,  ada tiga kunci yang harus kita miliki dan kita laksanakan dalam hidup ini.
Pertama, Taqwa. Pada diri manusia, ada dua potensi sekaligus yang dapat membuat dirinya menjadi orang yang sangat baik atau sangat buruk, dua potensi itu adalah sifat taqwa dan sifat fujur (durhaka). Allah swt berfirman:
وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا. فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا. قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا. وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا
Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketaqwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang mensucikan jiwa itu dan merugilah orang-orang yang mengotoorinya (QS Asy Syams [91]:8-10).
Taqwa adalah memelihara diri dari siksa Allah dengan mengikuti segala perintah dan menjauhi larangan-larangan-Nya dalam situasi dan kondisi yang bagaimanapun juga, bahkan dimanapun seseorang berada. Ketaqwaan kepada Allah swt merupakan kunci kemuliaan bagi manusia, karenanya setiap mukmin harus berusaha untuk bertaqwa dengan sebenar-benar ketaqwaan sehingga hal ini tidak hanya ditekankan kepada umat Nabi Muhammad saw, tapi juga kepada umat-umat sebelumnya, Allah swt berfirman:
وَلِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَلَقَدْ وَصَّيْنَا الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَإِيَّاكُمْ أَنِ اتَّقُوا اللَّهَ وَإِنْ تَكْفُرُوا فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأرْضِ وَكَانَ اللَّهُ غَنِيًّا حَمِيدًا
 
Dan kepunyaan Allahlah apa yang di langit dan di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertaqwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir, maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji (QS An Nisa [4]:131).
Manakala ketaqwaan kepada Allah swt sudah ditunjukkan, maka kebahagiaan dan kesejahteraan akan diraih manusia dengan diperolehnya jalan keluar atas persoalan hidup, memperoleh rizki, bahkan rizki yang tidak terduga, memperoleh kemudahan dari kesulitan dan yang lebih membahagiakan adalah memperoleh ampunan dan ditutupinya dosa, Allah swt berfirman:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ
Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangkanya (QS Thalaq [65]:2-3).
Pada ayat lain, Allah swt juga berfirman:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا
Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya (QS Thalaq [65]:4).
Sedangkan yang juga amat membahagiakan ketaqwaan disebutkan oleh Allah swt:
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا
Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipatgandakan pahala baginya (QS Thalaq [65]:5).
Bila taqwa sudah bisa kita wujudkan dalam hidup ini, maka kitapun akan menjadi manusia yang paling mulia dihadapan Allah swt:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ
Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu terdiri dari seorang lelaki dan perempuan dan menjadikan kamu bersuku-suku dan berbangsa-bangsa supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah diantara kamu adalah orang yang paling bertaqwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal (QS Al Hujurat [49]:13).
Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu.
Kaum Muslimin Yang Dimuliakan Allah swt.
Kunci Kedua untuk meraih Kebahagiaan dan kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat adalah saling sayang menyayangi dengan sesama. Disamping itu keindahan hidup juga bisa dilihat dan dirasakan bila kasih sayang antar sesama menjelma dalam kehidupan sehari-hari. Paling tidak, ada empat hal yang harus diwujudkan sebagai cermin dari saling sayang menyayangi antar sesama kita. Pertama,saling menghormati sehingga tidak ada buruk sangka, tidak mengejek, dan tidak memanggil dengan panggilan yang buruk, tidak mencari aib atau kejelekan, serta tidak menggunjing, Allah swt berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَسْخَرْ قَومٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَى أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَى أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ وَلا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلا تَنَابَزُوا بِالألْقَابِ بِئْسَ الاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الإيمَانِ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلا تَجَسَّسُوا وَلا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan) dan jangan pula wanita wanita-wanita mengolok-olokan wanita yang lain (karena) boleh jadi wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang (QS Al Hujurat [49]:11-12).
Kedua, Tolong Menolong, ini merupakan sesuatu yang saling dibutuhkan, sehebat dan sekuat apapun manusia ia membutuhkan pertolongan. Kerjasama dalam kebaikan, bahkan sedapat mungkin menolongnya bila dalam kesusahan, meskipun dia sendiri berada dalam kesusahan, dia harus berusaha mencintai saudaranya sesama muslim sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri, seperti dalam firman Allah: Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong  dalam berbuat dosa dan pelanggaran”(QS Al Maidah [5]:2).
Di dalam satu hadits, Rasul saw bersabda:
لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ ِلأَخِيْهِ مَايُحِبُّ لِنَفْسِهِ
Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri” (HR. Bukhari dan Muslim dari Anas).
Diantara maksud ta’awun dalam kebajikan adalah menghilangkan atau paling tidak mengurangi kesulitan orang lain, bila ini dilakukan, keutamaannya adalah ia akan dihilangkan kesusahannya oleh Allah Swt dalam kehidupan di akhirat, bahkan orang yang suka menolong akan mendapatkan pertolongan dari Allah Swt, Rasulullah saw bersabda:
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَعَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَهُ اللهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَاْلأَخِرَةِ وَاللهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَاكَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيْهِ
Barangsiapa menghilangkan kesusahan seorang muslim, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahannya di hari kiamat. Barangsiapa menutup aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutup aibnya di hari kiamat. Allah selalu menolong seorang hamba selama dia menolong saudaranya (HR. Muslim).
Ketiga, Saling Memberi Nasihat (taushiyah), sehingga seorang muslim yang hendak melakukan kesalahan akan meninggalkannya, dan bila terlanjur salah, maka kesalahan itu tidak sampai menjadi kebiasaan. Oleh karena itu, orang baik membutuhkan nasihat agar ia bisa mempertahankan dan meningkatkan kebaikan, sedangkan orang yang belum baik membutuhkan nasihat agar menjadi baik, ini akan mencegah manusia dari kerugian, Allah swt berfirman:
وَالْعَصْرِ.إِنَّ الإنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ. إِلا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh serta nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran (QS Al Ashr [103]:2-3).
Keempat, Melindungi Keselamatan Harta dan Jiwa sehingga adanya seorang muslim akan memberikan ketenangan bagi muslim lainnya, Rasulullah saw bersabda:
مَنْ رَدَّ عَنْ عِرْضِ أَخِيْهِ كَانَ حَقًّا عَلَى اللهِ أَنْ يُعْتِقَهُ مِنَ النَّارِ
Siapa saja yang melindungi harta benda saudaranya, Allah akan lindungi wajahnya dari sentuhan api neraka (HR. Ahmad).
Di dalam hadits lain, Rasulullah saw bersabda:
أَلْمُؤْمِنُ مَنْ أَمِنَهُ الْمُؤْمِنُوْنَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَأَمْوَالِهِمْ
Seorang mukmin adalah mereka yang mampu memberikan keamanan bagi mukmin lainnya, baik keamanan diri maupun harta (HR. Ahmad, Tirmidzi dan Hakim).
Allahu Akbar 3x Walillahilhamdu.
Kaum Muslimin Yang Dimuliakan Allah swt.
Kunci ketiga untuk meraih kebahagiaan dan kesejahteraan adalah melaksanakanTanggungjawab. Kehidupan yang baik akan terwujud manakala masing-masing orang, sebagai apapun dia dan dimanapun berada dapat menunjukkan rasa tanggungjawab, baik sebagai pribadi, keluarga, masyarakat maupun bangsa. Karena itu, harus kita sadari bahwa banyak sebutan yang ada pada diri kita, dibalik itu ada kewajiban yang harus kita tunaikan, sebutan sebagai suami, isteri, orang tua, anak, pengurus masjid hingga pemimpin dan pejabat pada setiap tingkatannya. Namun, yang amat kita sayangkan adalah banyak orang yang tidak bertanggungjawab sehingga terjadi kekacauan dan kesengsaraan, padahal segala sesuatu akan dimintai pertanggungjawaban, Allah swt berfirman:
وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا
Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS Al Isra [17]:36)
Dalam kehidupan pribadi dan keluarga, masing-masing orang bertanggungjawab hingga ke akhirat nanti, karenanya Allah swt menegaskan kepada kita agar jaga dirimu dan keluargamu dari api neraka. Bahkan dalam  konteks kepemimpinan, kita juga memahami bahwa Rasulullah saw pernah bersabda yang menyebutkan bahwa setiap kita adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban tentang kepemimpinan itu. Karena itu, pemimpin yang bertaqwa kepada Allah swt amat kita butuhkan dalam hidup ini.
Dengan demikian, setiap kita harus berusaha untuk terus berjuang mengembangkan kehidupan yang baik dan sejahtera, meskipun kendala yang kita hadapi sangat besar. Akhirnya mari kita tutup ibadah shalat Id kita hari ini dengan berdo’a:
اَللَّهُمَّ انْصُرْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ النَّاصِرِيْنَ وَافْتَحْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ وَاغْفِرْ لَنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الْغَافِرِيْنَ وَارْحَمْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْنَ وَارْزُقْنَا فَاِنَّكَ خَيْرُ الرَّازِقِيْنَ وَاهْدِنَا وَنَجِّنَا مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِيْنَ وَالْكَافِرِيْنَ.
Ya Allah, tolonglah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi pertolongan. Menangkanlah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi kemenangan. Ampunilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi pemberi ampun. Rahmatilah kami, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi rahmat. Berilah kami rizki sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baik pemberi rizki. Tunjukilah kami dan lindungilah kami dari kaum yang dzalim dan kafir.

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَناَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَ الَّتِى فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِى فِيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شرٍّ
Ya Allah, perbaikilah agama kami untuk kami, karena ia merupakan benteng bagi urusan kami. Perbaiki dunia kami untuk kami yang ia menjadi tempat hidup kami. Perbikilah akhirat kami yang menjadi tempat kembali kami. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagi kami dalam setiap kebaikan dan jadikan kematian kami sebagai kebebasan bagi kami dari segala kejahatan.

اَللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَاتَحُوْلُ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَابِهِ جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَاتُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا. اَللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْهُ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ عَاداَنَا وَلاَ تَجْعَلْ مُصِيْبَتَنَا فِى دِيْنِنَاوَلاَ تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلاَ مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا
Ya Allah, anugerahkan kepada kami rasa takut kepada-Mu yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat kepadamu dan berikan ketaatan kepada-Mu yang mengantarkan kami ke surga-Mu dan anugerahkan pula keyakinan yang akan menyebabkan ringan bagi kami segala musibah di dunia ini. Ya Allah, anugerahkan kepada kami kenikmatan melalui pendengaran, penglihatan dan kekuatan selamakami masih hidup dan jadikanlah ia warisan bagi kami. Dan jangan Engkau jadikan musibah atas kami dalam urusan agama kami dan janganlah Engkau jadikan dunia ini cita-cita kami terbesar dan puncak dari ilmu kami dan jangan jadikan berkuasa atas kami orang-orang yang tidak mengasihi kami.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ.
Ya Allah, ampunilah dosa kaum muslimin dan muslimat, mu’minin dan mu’minat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar, Dekat dan Mengabulkan do’a.

رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami kehidupan yang baik di dunia, kehidupan yang baik di akhirat dan hindarkanlah kami dari azab neraka.

azab bagi perempuan yang tidak menutup aurat

Azab bagi Perempuan Tidak Menutup Aurat“Rasulullah bersabda,

“Para wanita yang berpakaian tetapi (pada hakikatnya) telanjang, lenggak-lengkok, kepala mereka seperti punuk unta, mereka tidak akan masuk surga dan tiada mencium semerbak harumnya.” (HR. Abu Daud)
Rasulullah bersabda,
“Tidak diterima sholat wanita dewasa kecuali yang memakai khimar (jilbab).” (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi, bn Majah)
10.ALASAN WANITA ENGGAN MEMAKAI JILBAB
Banyak alasan kenapa wanita enggan berjilbab. Padahal banyak manfaatnya yang bisa kita petik pada saat kita berjilbab atau kita mengenakan jilbab.
Berikut sepuluh alasan mengapa seorang wanita enggan memakai Jilbab :
1. Jilbab tidak menarik.
Jawabnya seorang wanita muslimah harus sudi menerima kebenaran agama Islam, dan tidak mempermasalahkan senang atau tidak senang. Sebab rasa senangnya itu diukur dengan barometer hawa nafsu yang menguasai dirinya.
2. Takut durhaka kepada orang tuanya yang melarangnya berpakaian jilbab.
Jawabnya adalah Rasulullah SAW telah mengatakan agar tidak mematuhi seorang makhluk dalam durhaka kepada-Nya.
3. Tidak bisa membeli pakaian yang banyak memerlukan kain.
Jawabannya, orang yang mengatakan alasan seperti itu adalah karena (pertama) ia benar-benar sangat miskin sehingga tidak mampu membeli pakaian Islami.
Atau (kedua) karena dia cuma alasan saja, sebab ia lebih menyukai pakaian yang bugil sehingga tampak lekuk tubuhnya atau paha mulusnya bisa kelihatan orang.
4. Karena merasa gerah dan panas.
Jawabannya, wanita muslimah di Arab yang udaranya lebih panas saja mampu mengenakan pakaian Islami, mengapa di negara lainnya tidak? Dan orang yang merasa gerah dan panas mengenakan pakaian Islami, mereka tidak menyadari tentang panasnya api neraka bagi orang yang membuka aurat.
Syetan telah menggelincirkan, sehingga mereka terasa bebas dari panasnya dunia, tetapi mengantarkannya kepada panas api neraka.
5. Takut tidak istiqamah.
Mereka melihat contoh wanita muslimah yang kurang baik ‘Buat apa mengenakan jilbab sementara, Cuma pertama saja rajin, nanti juga dilepas’. Jawabannya adalah mereka mengambil sample (contoh) yang tidak cocok, bukan wanita yang ideal (yang istiqamah) menjalankannya. Ia mengatakan hanya untuk menyelamatkan dirinya. Dan ia tidak mau mengenakan jilbab karena takut tidak istiqamah. Kalau saja semua orang berfikir demikian, tentunya mereka akan meninggalkan agama secara keseluruhan. Orang tidak akan shalat sama sekali karena takut tidak istiqamah, begitu pula puasa dan ibadah lainnya.
6. Takut tidak “laku”, jadi selama ia belum menikah, maka ia tidak mengenakan jilbab.
Jawabannya, adalah ucapan itu sebenarnya bukan hal yang sebenarnya. Justru berakibat buruk pada dirinya sendiri. Sesungguhnya pernikahan adalah nikmat dari Allah yang diberikan kepada siapa saja yang dikehendaki. Sebagian besar orang sudah meyakini bahwa jodoh di tangan Tuhan. Betapa banyak gadis yang berjlbab dan menutup aurat dalam berbusana tetapi lebih cepat mendapatkan jodoh dibandingkan mereka yang berpakaian seksi. Karena wanita yang menyukai pakaian seksi akan dijadikan permainan bagi laki-laki iseng.
Gadis-gadis berpakaian seksi dipandang sebagai gadis murahan. Sesungguhnya suami-suami yang menyukai wanita-wanita yang berpakaian ‘berani’, setengah bugil atau beneran, membuka aurat dan bermaksiat kepada Allah adalah bukan tipe suami yang baik, yang shalih dan berjiwa besar. Ia tidak punya rasa cemburu sama sekali terhadap larangan-larangan Allah dan tidak dapat memberikan pertolongan kepada isterinya kelak. Jadi jika wanita yang menyukai pakaian seksi atau melepaskan jilbab dengan tujuan mendapatkan jodoh yang baik, maka hal itu sungguh merupakan suatu kebodohan.
7. Menampakkan anugerah tubuh yang indah atau ingin menghargai kenikmatan yang diberikan Allah kepadanya. 
Jawabnya menghargai atau bersyukur itu dengan porsi yang benar. Bersyukur itu dengan mengahrgai perintah-Nya, yakni menjaga aurat, bukan dengan mengobralnya.
8. Belum mendapat hidayah, jilbab itu ibadah.
Jika Allah memberi hidayah, pasti kami akan mengenakannya.
Jawabnya, Allah menciptakan segala sesuatu itu ada sebab-sebabnya. Misalnya orang yang sakit jika ingin sembuh hendaknya menempuh sebab-sebab bagi kesembuhannya. Adapun sebab yang harus ditempuh adalah berikhtiar dan berobat. Sebab orang kenyang karena makan, dsb. Maka demikian pula orang yang ingin mendapatkan hidayah itu harus menempuh sebab-sebab datangnya hidayah yakni dengan mematuhi perintah-Nya mengenakan jilbab.
9. Belum waktunya.
Sebagian ada yang berkata bahwa mengenakan jilbab itu harus tepat waktunya, misalnya karena masih anak-anak atau masih remaja. Ada yang akan mengenakannya jika sudah tua. Atau jika sudah menunaikan ibadah haji.
Jawabnya adalah alasan mengulur-ulur waktu itu hanyalah sebagai sekedar dalil pembenaran saja. Itu sama artinya dengan orang yang menunda-nunda shalat, menunggu sampai ia berusia tua. Apakah kita tahu kapan kita akan meninggal dunia? Sedangkan mati itu tidak mengenal usia, tua maupun muda.
10. Tidak mau dianggap sebagai orang yang mengikuti golongan tertentu.
Jawabannya, bahwa anggapan ini karena dangkalnya pemahaman terhadap Islam atau karena dibuat-buat untuk menutupi diri agar tidak dituduh melanggar syari’at. Sesungguhnya di dalam Islam itu hanya ada dua golongan, yaitu golongan Hizbullah, golongan yang senantiasa menaati perintah Allah dan golongan Hizbus Syaithan, yakni golongan yang melanggar perintah Allah.
AURAT DAN JILBAB
Rasululloh SAW bersabda:
“Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
Wanita-wanita yang digambarkan Rasul dalam hadis di atas sekarang banyak sekali kita lihat. Bahkan itu sudah menjadi sesuatu yang mentradisi dan dianggap lumrah. Mereka adalah wanita-wanita yang memakai pakaian tapi telanjang. Sebab pakaian yang mereka kenakan tak dapat menutupi apa yang ALLOH SWT perintahkan untuk ditutupi.
Budaya barat adalah penyebab fenomena ini. Sebab pakaian yang “tak layak” tersebut bukanlah merupakan budaya masyarakat Islam dan tidak pula dikenal dalam tradisi masyarakat kita. Namun itu adalah hal baru yang lantas diterima tanpa dikritisi. Tidak pula itu diuji dengan pertanyaan, bolehkah ini menurut agama, atau baikkah ini bagi kita dan pertanyaan lain yang senada. Boleh jadi karena perasaan rendah diri yang akut dan silau terhadap kemajuan barat dalam beberapa hal akhirnya banyak di antara kita yang menerima budaya barat dengan mata tertutup (atau sengaja menutup mata).
Namun di sana kita juga melihat fajar yang mulai terbit. Kesadaran untuk kembali kepada budaya kita sendiri (baca: budaya berpakaian islami) mulai tumbuh. Betapa sekarang kita banyak melihat indahnya kibaran jilbab di mana-mana. Di kampus, di sekolah, di pasar dan bahkan di terminal-terminal. Malah di beberapa negara barat (Inggris dan Jerman misalnya) muslimah-muslimah pemakai jilbab tak lagi sulit ditemukan. (tambahan dariku) Meski di Perancis malah terjadi sebaliknya, ada pelarangan penggunaan jilbab walau sudah tidak terlalu banyak perdebatan lagi.
Jelasnya saat ini sudah tak ada lagi larangan untuk mengenakan busana dan pakaian yang menutup aurat. Permasalahannya, apakah jaminan kebebasan ini kemudian segera disambut oleh para muslimah kita dengan segera kembali mengenakan pakaian takwa itu atau tidak. Yang pasti alasan dilarang oleh si ini dan si itu kini tak berlaku lagi.
AURAT WANITA DAN HUKUM MENUTUPNYA
Aurat wanita yang tak boleh terlihat di hadapan laki-laki lain (selain suami dan mahramnya) adalah seluruh anggota badannya kecuali wajah dan telapak tangan. Yang menjadi dasar hal ini adalah:
1. Al-Qur’an surat Annur (24):31
“Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman: ’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (Ind: jilbab)nya ke dadanya…’”
Keterangan :
Ayat ini menegaskan empat hal:
a. Perintah untuk menahan pandangan dari yang diharamkan oleh ALLOH SWT.
b. Perintah untuk menjaga kemaluan dari perbuatan yang haram.
c. Larangan untuk menampakkan perhiasan kecuali yang biasa tampak.
Para ulama mengatakan bahwa ayat ini juga menunjukkan akan haramnya menampakkan anggota badan tempat perhiasan tersebut. Sebab jika perhiasannya saja dilarang untuk ditampakkan apalagi tempat perhiasan itu berada. Sekarang marilah kita perhatikan penafsiran para sahabat dan ulama terhadap kata “…kecuali yang biasa nampak…” dalam ayat tersebut. Menurut Ibnu Umar RA. yang biasa nampak adalah wajah dan telapak tangan. Begitu pula menurut ‘Atho,’ Imam Auzai dan Ibnu Abbas RA. Hanya saja beliau (Ibnu Abbas) menambahkan cincin dalam golongan ini. Ibnu Mas’ud RA. mengatakan maksud kata tersebut adalah pakaian dan jilbab. Said bin Jubair RA. mengatakan maksudnya adalah pakaian dan wajah. Dari penafsiran para sahabat dan para ulama ini jelaslah bahwa yang boleh tampak dari tubuh seorang wanita adalah wajah dan kedua telapak tangan. Selebihnya hanyalah pakaian luarnya saja.
d. Perintah untuk menutupkan khumur ke dada. Khumur adalah bentuk jamak dari khimar yang berarti kain penutup kepala. Atau dalam bahasa kita disebut jilbab. Ini menunjukkan bahwa kepala dan dada adalah juga termasuk aurat yang harus ditutup. Berarti tidak cukup hanya dengan menutupkan jilbab pada kepala saja dan ujungnya diikatkan ke belakang. Tapi ujung jilbab tersebut harus dibiarkan terjuntai menutupi dada.
2. Hadis riwayat Aisyah RA, bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasululloh SAW dengan pakaian yang tipis, lantas Rasululloh SAW berpaling darinya dan berkata:
“Hai Asma, seseungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haid (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini,” sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan.” (HR. Abu Daud dan Baihaqi).
Keterangan :
Hadis ini menunjukkan dua hal:
a. Kewajiban menutup seluruh tubuh wanita kecuali wajah dan telapak tangan.
b. Pakaian yang tipis tidak memenuhi syarat untuk menutup aurat.
Dari kedua dalil di atas jelaslah batasan aurat bagi wanita, yaitu seluruh tubuh kecuali wajah dan dua telapak tangan. Dari dalil tersebut pula kita memahami bahwa menutup aurat adalah wajib. Berarti jika dilaksanakan akan menghasilkan pahala dan jika tidak dilakukan maka akan menuai dosa. Kewajiban menutup aurat ini tidak hanya berlaku pada saat solat saja namun juga pada semua tempat yang memungkinkan ada laki-laki lain bisa melihatnya.
Selain kedua dalil di atas masih ada dalil-dalil lain yang menegaskan akan kewajiban menutup aurat ini:
1. Dari Al-Qur’an:
a. “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu melakukan tabarruj sebagaimana tabarrujnya orang-orang jahiliyyah dahulu…” (Qs. Al-Ahzab: 33).
Keterangan:
Tabarruj adalah perilaku mengumbar aurat atau tidak menutup bagian tubuh yang wajib untuk ditutup. Fenomena mengumbar aurat ini adalah merupakan perilaku jahiliyyah. Bahkan diriwayatkan bahwa ritual haji pada zaman jahiliyyah mengharuskan seseorang thawaf mengelilingi ka’bah dalam keadaan bugil tanpa memandang apakah itu lelaki atau perempuan.
Konteks ayat di atas adalah ditujukan untuk istri-istri Rasululloh SAW. Namun keumuman ayat ini mencakup seluruh wanita muslimah. Kaidah ilmu ushul fiqh mengatakan: “Yang dijadikan pedoman adalah keumuman lafadz sebuah dalil dan bukan kekhususan sebab munculnya dalil tersebut (al ibratu bi umumil lafdzi la bikhususis sabab).
b. “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan ALLOH SWT Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzab: 59).
Keterangan:
Jilbab dalam bahasa Arab berarti pakaian yang menutupi seluruh tubuh (pakaian kurung), bukan berarti jilbab dalam bahasa kita (lihat arti kata khimar di atas). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa menutup seluruh tubuh adalah kewajiban setiap mukminah dan merupakan tanda keimanan mereka.
2. Hadis Rasululloh SAW, bahwasanya beliau bersabda:
“Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mrip ekor sapi untk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

jika ALLOH SWT sudah cinta pada hambaNya

Jika Allah Sudah Cinta Kepada Hamba

Al-Hamdulillah, sesungguhnya pujian yang sempurna hanya milik Allah Subhanahu wa Ta'ala. Shalawat dan salam semoga terlimpah untuk Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Tanda utama seorang hamba yang mencintai Allah adalah senantiasa mengikuti Rasul-Nya Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Karena siapa yang paling mengikuti utusan Allah maka ia akan menjadi orang yang paling taat kepada-Nya'Azza wa Jalla. Karena Rasul Allah hanya memperintahkan untuk taat ibadah kepada-Nya. "Barang siapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menaati Allah." (QS. Al-Nisa': 80)
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
"Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."(QS. Ali Imran: 31)
Para ulama menyebut ayat ini sebagai ayat imtihan (ayat ujian) atas orang yang mengaku cinta kepada Allah. Maka dilihatlah, jika ia mengikuti Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam maka ini bukti benarnya pengakuan dirinya. Sebaliknya, jika hal itu tidak ditemukan pada dirinya, menunjukkan tidak adanya kecintaan kepada Allah, ia dusta dalam pengakuannya.
Al-Imad Ibnul Katsir berkata, "Ayat yang mulia ini menghakimi atas setiap orang yang mengaku cinta kepada Allah sedangkan ia tidak berada di atas jalan hidup Nabi Muhammad, bahwa ia berdusta dalam pengakuannya pada saat itu juga. Sehingga ia mengikuti syariat Nabi Muhammad dan dien Nawabi (Islam yang beliau bawa) dalam semua perkataan dan perbuataannya. Sebagaimana yang tertera dalam Shahihain, dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda: "Siapa yang beramal dengan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami, maka ia tertolak."
Al-Hasan al-Bashri dan ulama salaf lainnya telah berkata: Suatu kaum mengaku mencintai Allah, lalu Allah menguji mereka dengan ayat ini. lalu beliau membaca ayat di atas.
. . . Dan siapa yang mendapat kecintaan Allah, ia akan mendapatkankan kebahagiaan dunia dan akhirat. . .
Bagi orang yang membuktikan cintanya kepada Allah dengan mengikuti utusan-Nya, maka Allah memberikan buah manis untuknya, yaitu Allah mencintainya. Dan siapa yang mendapat kecintaan Allah, ia akan mendapatkankan kebahagiaan dunia dan akhirat.
Jika Allah sudah cinta kepada hamba, Dia akan memberikan beberapa karunia yang terbaik untuknya, di antaranya yang disebutkan dalam hadits qudsi berikut ini:
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: RasulullahShallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala berfirman:
مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِي بِشَيْءٍ أَحَبَّ إِلَيَّ مِمَّا افْتَرَضْتُ عَلَيْهِ وَمَا يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا وَإِنْ سَأَلَنِي لَأُعْطِيَنَّهُ وَلَئِنْ اسْتَعَاذَنِي لَأُعِيذَنَّهُ
"Siapa yang memusuhi wali-Ku maka sesungguhnya Aku telah menyatakan perang terhadapnya. Dan tidaklah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu ibadah yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku wajibkan kepadanya. Dan senantiasa seorang hambaKu mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan-amalan Sunah hingga Aku mencintainya. Jika Aku mencintainya maka Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, dan sebagai  tangannya yang ia gunakan untuk berbuat, dan sebagai kakinya yang ia gunakan untuk berjalan. Dan jika ia meminta (sesuatu) kepada-Ku pasti Aku akan memberinya, dan jika ia memohon perlindungan kepada-Ku pasti Aku akan melindunginya.” (HR. Al-Bukhari)
Hadits ini menjelaskan, bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. Dan jika Allah sudah mencintai hamba, maka Allah akan memberi petunjuk pada anggota tubuhnya. Sehingga ia akan berkata dan berbuat sesuai keridhaan-Nya.
Maksud Allah menjadi pendengarannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada pendengarannya sehingga ia tidak mendengar kecuali yang mendatangkan keridhaan-Nya.
Maksud Allah menjadi penglihatannya: Allah akan memberi petunjuk kepadanya pada penglihatannya sehingga ia tidak akan melihat kecuali apa yang dicintai Allah.
Sementara maksud Allah menjadi tangannya yang dengannya ia berbuat: Allah memberi petunjuka pada tangannya sehingga ia tidak berbuat dengan tangan-Nya kecuali apa yang diridhai Allah 'Azza wa Jalla .
Sedangkan maksud Allah menjadi kakinya yang dengannya ia melangkah: Allah memberi petunjuk pada kakinya sehingga ia tak melangkah/berjalan dengan kakinya kecuali untuk sesuatu yang diridhai oleh Allah 'Azza wa Jalla.
Buah manis lain yang akan hamba tersebut dapatkan adalah doanya akan didengar dan dikabulkan. Ia berada pada perlindungan Allah 'Azza wa Jalla  dari segala yang mengancam dirinya.
. . . bahwa di antara sebab yang mendatangkan kecintaan Allah adalah mengerjakan amal-amal sunnah sesudah yang wajib secara kontinyu. . .
Inilah beberapa tanda jika Allah sudah cinta kepada hamba, Dia akan memberi petunjuk kepada hamba tadi dalam perkataan dan perbuataanya. Jika hamba tadi sebantiasa benar pada perkataan dan perbuatannnya itu menujukkan bahwa Allah telah mencintai-Nya.
Allah Ta'ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu.  Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar." (QS. Al-Ahzab: 70-71)
Buah manis lain untuk orang yang telah dicintai Allah adalah ia akan dicintai dan diterima di tengah penduduk bumi. Disebutkan dalam al-Shahih,
إِذَا أَحَبَّ اللَّهُ الْعَبْدَ نَادَى جِبْرِيلَ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحْبِبْهُ فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ فَيُنَادِي جِبْرِيلُ فِي أَهْلِ السَّمَاءِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ
"Apabila Allah mencintai seorang hamba maka Dia menyeru, sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah ia. Lalu Jibril mencintainya. Kemudian Jibril menyeru penghuni langit, sesungguhnya Allah mencintai fulan maka cintailah ia oleh kalian. Lalu penghuni langit mencintainya. Kemudian diberikan padanya penerimaan di bumi." (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu HurairahRadhiyallahu 'Anhu, lafadz milik Al-Bukhari)
Dalam riwayat Muslim, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda, "Sesungguhnya Allah Ta'ala apabila mencintai seorang hamba, Dia menyeru Jibril seraya berfirman: Sesungguhnya Aku mencintai fulan maka cintailah ia. Lalu Jibril pun mencintainya. Kemudia Jibril menyeru di langit seraya berkata: Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah ia. Maka penduduk langit mencintainya. Kemudian dijadikan untuknya penerimaan di bumi. Sebaliknya, apabila Allah membenci seorang hamba, maka Dia menyeru Jibril seraya berfirman: Sesungguhnya Aku membenci fulan maka bencilah ia. Maka JIbril membencinya. Lalu Jibril menyeru pada penduduk langit: Sesungguhnya Allah membenci fulan, maka bencilah ia. Lalu penduduk langit membencinya. Kemudian diletakkan untuknya kebencian padanya di bumi."
Ini juga tanda seseorang dicintai Allah, ia diterima di tengah penduduk bumi dan dicintai mereka. Semoga Allah menjadikan kita dan kaum muslimin sebagai orang-orang yang mendapat cinta dari-Nya dan bagian dari wali-wali-Nya. Amiin. [PurWD/voa-islam.com]

Senin, 21 April 2014

aku sadar!! aku bukan yang kau inginkan

*"Kuakui aku memang cemburu.. Setiap kali mendengar namanya kau sebut"*
Lirik itu sama kayak keadaan dimana saat kamu atau mereka membicarakan sesuatu hal tentang 'dia' yang saat ini masuk kedalam hidupmu, dan dalam posisi 'menggantikan aku'. Ya! Kuakui, aku cemburu dengan hal itu.

*"Tapi ku tak pernah bisa melakukan apa yang seharusnya ku lakukan.. Karna memang kau bukan milikku"*
Lirik itu, juga sama dengan keadaanku. Saat aku benar-benar tidak sanggup menerima semua ini, saat aku berusaha menahan sakit melihat kamu dan dia, saat itu aku ingin mengatakan sesuatu kepadamu "KENAPA HARUS INI YANG TERJADI?" dan satu lagi yang ingin aku katakan "KENAPA HARUS 'DIA'?" Tapi kembali, aku tidak bisa melakukan itu, karena aku sadar, aku bukan lagi milikmu.

*"Kuakui aku merindukanmu.. Meski ternyata tak pernah kau merindukanku"*
Ya! Lagi-lagi harus aku yang mengakui, bahwa aku merindukanmu, meski ternyata kamu tak pernah merindukanku (lagi) setelah ada sosok 'dia' dihidupmu. 

*"Sesungguhnya ku tak rela.. Jika kau tetap bersama dirinya"*
Itu benar. Aku memang tidak rela jika kamu tetap bersama dia. Karena sejujurnya hati ini masih untukmu! Aku tak rela karena ku tau, bukan dia yang terbaik untukmu!
*"Semampunya ku mencoba.. Tetap setia menjaga segalanya.. Demi cinta, yang tak pernah berakhir"*Aku masih mencoba untuk menjaga semua rasa yang ku miliki, demi cinta yang mungkin akan berakhir, tapi bukan untuk saat ini, suatu saat nanti. 
Ya. Hal itu membuatku menjadi pria yang begitu kuat! Dan itu juga telah mengajariku bagaimana mengikhlaskan sesuatu yang aku sayangi, meski sampai saat ini aku belum bisa sepenuhnya ikhlas menerima keadaan ini. Dan aku sangat yakin, bahwa suatu saat nanti kamu akan menyesali semua yang telah kamu lakukan padaku saat ini.Aku baru mengerti, inilah pahitnya cinta! Sangat pahit, lebih pahit dari apapun, dan sangat amat menyakitkan! Tapi, aku sadar, bahwa kamu memang bukan yang terbaik untukku! Aku sadar, bahwa aku harus bangkit dari rasa sakit ini, dan aku yakin! Aku bisa menghilangkan rasa ini, meski butuh waktu yang lama!Aku hanya menganggap itu sebuah lelucon yang menyakitkan. Setiap teringat tentang hal itu aku hanya bisa tertawa, menertawakan begitu konyol-nya masalah percintaan anak remaja, tapi saat itu juga aku merasakan sedikit perih dihatiku! Itu karena masih ada rasa yang tertinggal!
Sesaat aku berharap "Semoga hubungan kamu dan dia baik-baik saja, tidak seperti hubunganku denganmu dulu." Tapi disaat yang lain aku berharap lain "Kenapa harus sama dia? Tidak ada kah pria yang lebih baik? Jangan sampai hubungan kamu dan dia bisa bertahan lebih lama dari hubunganku denganmu dulu." Aku tau, seharusnya aku tidak berharap seperti itu. Seharusnya aku berharap yang baik-baik tentang hubunganmu dengan dia. seharusnya aku tidak egois. Tapi tunggu. Seharusnya aku tidak egois? Siapa yang lebih egois? Aku atau kamu? Sampai saat ini pun aku masih menyimpan semuaa, apapun itu yang jelas semua tentang kamu, masih kusimpan baik-baik entah dihati,memory,atau buku diaryku. Dan sedikit pun aku tak pernah ingin menyakitimu. Tapi kamu? Dengan mudahnya mencari penggantiku, tanpa memikirkan bagaimana persaanku saat ini. Jadi sekarang, siapa yang lebih pantas dibilang egois?
Oke. Sekarang aku tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan tentangmu! Aku tidak ingin semua harapanku pupus hanya karna kamu,kamu,dan kamu lah yang ada difikiranku. Dan mulai sekarang aku harus terus menyadari, *bahwa kamu bukan lagi milikku, bahwa kamu bukanlah yang terbaik untukku, dan bahwa kamu sekarang sudah menjadi miliknya!* Aku harus selalu mengingat itu... Tersenyum dan selalu semangat, itu yang harus selalu aku lakukan! :D
Buat Kamu...Terimakasih untuk goresan luka yang menyakitkan..Terimakasih untuk tekanan batin yang begitu memilukan..Terimakasih untuk segala-galanya yang membuatku merasakan betapa sakitnya mencintai..Terimakasih telah membuatku menjadi seseorang yang tegar dan kuat..Terimakasih telah membuatku menjadi seseorang yang sabar..Terimakasih telah membuatku memjadi seseorang yang ikhlas..Sekali terimakasih untuk semua ke-baik-anmu...

Minggu, 20 April 2014

skenario ALLOH SWT, jauh lebih indah

Indahnya Skenario ALLAH SWT

Sadarkah dirimu sobat bahwa skenario Allah itu indah? Bahkan sangat sangat indah bila dibandingkan dengan skenario para sutradara film atau sinetron yang ada di layar Televisi.
Ingatkah kamu saat km terpuruk karena kegagalan cinta dengan seseorang yang telah km anggap sangat sempurna dimatamu, tapi pada akhirnya dia meninggalkanmu begitu saja? Bahkan mungkin saat itu sampai km merasa tak ada gunanya lagi hidup didunia ini. Naudzubillah mindzalik…..
Dan akhirnya km tersadar bahwa yang terbaik bagi kita belum tentu terbaik untuk kita dimata Allah. Siapa yang membuatmu tersadar sobat….?
Dan seiring dengan waktu yang berjalan km dipertemukan dengan seseorang yang di tempat dan waktu yang tidak pernah km menduganya, dan ternyata dia jauh lebih baik dan lebih sempurna dari yang sebelumnya..Siapa yang mengatur semua ini sobat…?
Saya semakin yakin apa yang kita pikir terbaik belum tentu terbaik bagi ALLAH SWT..
Dalam beberapa hari ini masalah datang silih berganti.. tapi semakin tersa bahwa dalam kesulitan pasti ada kemudahan dan di dalam itu semua terdapat skenario indah dari ALLAH SWT..
BANGUN SOBAT…….!!! HIDUP DAN SKENARIO ALLAH ITU INDAH JIKA KAMU MENYADARINYA. HIDUPMU TERLALU SINGKAT UNTUK DISIA-SIAKAN..
Puji syukur bagi Allah yang telah menganugrahkan kita rasa, hingga kita bisa merasakan sakit hati karena kegagalan, senang dan bahagia karena keberhasilan…..
Beberapa hal yang harus kita yakini rekan-rekan :
1. Bahwa yang terbaik menurut kita belum tentu baik dimata Allah.
2. Selalu percaya pada kekuatan doa.
Percayalah bahwa doa kita akan dikabukan dengan cara yg mungkin tidak akan terpikirkan oleh kita..
3. Sabar dan tawakal atas smua kejadian yang menimpamu.
4. Never give up.
5. Keep syukur pada yang memberi kehidupan ALLAH SWT.
Semoga Allah SWT memberikan akhir yang bahagia dari skenario kehidupan kita. Amin ya Rabb….^_^

Sabtu, 19 April 2014

senyummu semangatku

Senyum mu semangatku

*       Kusadari dalam benak ini, aku bukanla
h teman yang sempurna, aku bukanlah kehidupanmu yang sesungguhnya, tapi tak bisa ku pungkiri, bahwa kaulah semangat hidupku. Kau datang dan pergi selalu begitu tanpa permisi yang ku harapkan hanyanlah senyuman tulus darimu. Tapi entahlah ku tak tau apa yang kau fikir tentangku dan apa sesungguhnya yang kau rasakan saat bersamaku. Kau selalu teduhkan hatiku. yang menemaniku saat sepi Kau mengusap lembut lelahku saat diriku tenggelam dalam jenuh hati, ku yakin semua keindahan pasti akan berlalu jika kau tak ada. karena di saat ku kecewa dengan kehidupan kau mampu  menggantinya dengan tawa, dan ku selalu mencoba di saat dirimu terluka ku selalu ada, untuk membalas kebaikanmu kawan..! **      Walau ku tak sempurna, hanya kaulah yang dapat menerima ku apa adanya tiada lagi yang ku inginkan kecuali tetap bersamamu lebih lama SAHABATKU.  Sungguh hanya itu yang ku pinta darimu. Wahai sobat. Jika kelak kita tak bisa bersua atau bertatap muka. Maka ingatlah setiap detik hari-hari yang telah kita lalui bersama. kau lebih dari indah di hatiku kawan..! ku minta kepada sang pemilik waktu ini, agar Dia selalu menjagamu mengusap lelahmu, menjadi penyemangatmu saat ku tak lagi ada di sampingku. semoga, jika kelak kita akan berpisah tetapi ku yakin bahwa sahabat sejati selalu ada di hati*